Seiring dengan perkembangan zaman yang sekarang ini
banyak masyarakat yang mengalami perubahan. Bahasa pun juga mengalami
perubahan. Keragaman Bahasa disebabkan oleh adanya kegiatan interaksi sosial
yang dilakukan oleh masyarakat atau kelompok yang sangat beragam dan
dikarenakan oleh para penuturnya yang tidak homogen. Hal ini bisa terjadi
mengingat kondisi masyarakat Indonesia yang beragam dengan keanekaragaman
bahasa yang dimiliki pula. Bahasa Indonesia yang menyebar luas dan dipakai oleh
masyarakatnya terkadang mengalami penyesuaian oleh masyarakat penuturnya akibat
kondisi dan situasi yang dihadapi penuturnya. Semuanya mengalami penyesuaian
seiring dengan tetap dipakainya bahasa daerah masing-masing. Inilah merupakan
salah satu yang menyebabkan variasi berbahasa timbul yaitu akibat penyesuaian
dengan kondisi dan lingkungan dimana si penutur hidup dan berinteraksi.
Menyimak ulasan diatas dapat kita lihat di Indonesia
dengan bermacam-macam suku, ras dan budaya menyebabkan adanya variasi Bahasa.
Adanya varisi Bahasa itu karena setiap suku memiliki Bahasa yang berbeda-beda
bahkan dalam satu suku bisa memiliki banyak aksen Bahasanya masing-masing.
Nah, di zaman sekarang ini kita lebih sering
berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa daerahnya masing-masing apalagi yang
satu daerah (rumpun) contohnya orang jawa bertemu dengan orang jawa mereka
pasti akan berkomunikasi menggunakan Bahasa daerahnya yaitu Bahasa Jawa. Hal
itu akan menyebabkan kita lupa akan pemahaman dan penerapan dalam berbahasa
Indonesia yang baik dan benar yang sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan
karena seringnya kita berkomunikasi menggunakan Bahasa daerah. Bukan berarti
kita melupakan Bahasa nasional “Bahasa Indonesia” kita. Tetapi Bahasa Indonesia
hanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, forum diskusi, dan acara resmi
lainnya. Diluar dari kegiatan itu kita pasti kembali lagi menggunakan Bahasa
daerah masing-masing.
Jadi, penerapan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
itu tidak hanya digunakan dalam kegiatan resmi saja. Tetapi kita juga dapat
penerapkan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kegiatan nonformal
seperti berkomunikasi dengan teman sebaya atau kegiatan yang lainnya. Tanpa
harus menghilangkan variasi atau keberagaman Bahasa daerah yang Indonesia
miliki.



