Saturday, December 24, 2016

Lebih Seringnya Penggunaan Bahasa Daerah daripada Bahasa Indonesia



Seiring dengan perkembangan zaman yang sekarang ini banyak masyarakat yang mengalami perubahan. Bahasa pun juga mengalami perubahan. Keragaman Bahasa disebabkan oleh adanya kegiatan interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat atau kelompok yang sangat beragam dan dikarenakan oleh para penuturnya yang tidak homogen. Hal ini bisa terjadi mengingat kondisi masyarakat Indonesia yang beragam dengan keanekaragaman bahasa yang dimiliki pula. Bahasa Indonesia yang menyebar luas dan dipakai oleh masyarakatnya terkadang mengalami penyesuaian oleh masyarakat penuturnya akibat kondisi dan situasi yang dihadapi penuturnya. Semuanya mengalami penyesuaian seiring dengan tetap dipakainya bahasa daerah masing-masing. Inilah merupakan salah satu yang menyebabkan variasi berbahasa timbul yaitu akibat penyesuaian dengan kondisi dan lingkungan dimana si penutur hidup dan berinteraksi.
Menyimak ulasan diatas dapat kita lihat di Indonesia dengan bermacam-macam suku, ras dan budaya menyebabkan adanya variasi Bahasa. Adanya varisi Bahasa itu karena setiap suku memiliki Bahasa yang berbeda-beda bahkan dalam satu suku bisa memiliki banyak aksen Bahasanya masing-masing.
Nah, di zaman sekarang ini kita lebih sering berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa daerahnya masing-masing apalagi yang satu daerah (rumpun) contohnya orang jawa bertemu dengan orang jawa mereka pasti akan berkomunikasi menggunakan Bahasa daerahnya yaitu Bahasa Jawa. Hal itu akan menyebabkan kita lupa akan pemahaman dan penerapan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar yang sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan karena seringnya kita berkomunikasi menggunakan Bahasa daerah. Bukan berarti kita melupakan Bahasa nasional “Bahasa Indonesia” kita. Tetapi Bahasa Indonesia hanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, forum diskusi, dan acara resmi lainnya. Diluar dari kegiatan itu kita pasti kembali lagi menggunakan Bahasa daerah masing-masing.
Jadi, penerapan Bahasa Indonesia yang baik dan benar itu tidak hanya digunakan dalam kegiatan resmi saja. Tetapi kita juga dapat penerapkan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kegiatan nonformal seperti berkomunikasi dengan teman sebaya atau kegiatan yang lainnya. Tanpa harus menghilangkan variasi atau keberagaman Bahasa daerah yang Indonesia miliki.

No comments:

Post a Comment